Seorang ASN di Siantar Tewas Usai Minum Obat Kuat dan Tiduri Selingkuhan

Siantar – Polisi menemukan barang bukti berupa obat kuat merek Urat Kuda pasca ditemukannya jasad pria berinisial JLS (47), di salah satu kamar Hotel Alexander, Jalan Seribu Dolok, Kelurahan Naga Huta, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Siantar. 

Polsek Siantar Marihat menyita barang bukti tersebut pada Selasa (18/5/2021) pagi. JLS merupakan seorang ASN warga Kota Siantar. Dia mengalami lemah jantung setelah menenggak obat kuat.

“Dia mengalami kejang-kejang di dalam kamar hotel, karena memang memiliki riwayat penyakit jantung dari keterangan keluarganya,” ujar Kapolsek Siantar Marihat AKP Robert S Purba dikonfirmasi, Rabu (19/5/2021) siang, melalui sambungan telepon.

Sebelum berada di kamar hotel kata Kapolsek, Senin (17/5/2021) tengah malam sekitar pukul 00.30 WIB, JLS datang ke rumah teman wanitanya, KM di Perumahan Karang Sari Permai, Kecamatan Siantar Martoba, mengendarai Toyota Avanza BK 1277 AAT.

BACA JUGA

Selanjutnya mereka menuju arah Jalan Gereja. Sebentar singgah di toko Alfamidi. JLS menyuruh KM membeli minuman dan memberikan uang sebesar Rp 350 ribu. Setelah itu mereka meluncur ke Hotel Alexander.

Di sana JLS memesan kamar nomor 203. Pegawai hotel bernama Rizal Silaban mendatangi mereka untuk membawakan dua botol air mineral serta membukakan kamar hotel.

“Teman wanitanya golek-golek di atas tempat tidur. Korban masuk ke kamar mandi untuk mandi. Kemudian keluar dengan menggunakan handuk, lalu naik ke atas tempat tidur dan membujuk KM berhubungan intim,” jelas Kapolsek.

Permintaan JLS dipenuhi KM. Lima menit berhubungan badan, KM kelelahan dan berhenti sementara waktu. Setelah tenaga pulih, keduanya kembali melakukan hubungan badan. Hingga 10 menit kemudian, JLS terkapar dan tubuhnya kejang-kejang.

“KM coba membangunkan JLS dengan cara menggoyangkan tangan.  Tapi JLS tidak terbangun. KM pun memilih keluar kamar dan berteriak kepada pegawai hotel,” jelas Kapolsek.

Pegawai hotel sambung Kapolsek, mencoba mengecek nadi korban. Tetapi denyutan nadi sudah berhenti. Pegawai hotel akhirnya memilih untuk mendatangi Polsek Siantar Marihat. 

“Setelah dikabarkan, barulah kami melakuan gelar perkara. Kalau sekarang ini jasad korban sudah berada di rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman oleh pihak keluarga,” tutur Kapolsek. (Yud)

Iklan RS Efarina