KORAN SIMANTAB
1 September 2025 | 02:04 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER

Beranda Sumut Siantar
Pemain SSB Harapan Jaya rutin mengikuti latihan sepak bola di lapangan Kodim 0207 Simalungun di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun.(simantab/putra purba)

Pemain SSB Harapan Jaya rutin mengikuti latihan sepak bola di lapangan Kodim 0207 Simalungun di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun.(simantab/putra purba)

Stadion Sang Naualuh Tertidur Lama,  Asa Sepak Bola Muda Pematangsiantar Terkatung-katung

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
12 Mei 2025 | 18:35 WIB
Topik: Siantar
0

Rencana revitalisasi stadion Sang Naualuh sebagai program prioritas yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja pertama pemerintahan Wesly Silalahi dan Herlina,  tak kunjung menunjukkan progres signifikan.

Pematangsiantar|Simantab – Asa masyarakat Pematangsiantar untuk kembali menyaksikan gemuruh pertandingan di Stadion Sang Naualuh tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Rencana revitalisasi stadion Sang Naualuh di Jalan Stadion Suka Dame, Kecamatan Siantar Timur, sebagai program prioritas yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja pertama pemerintahan Wesly Silalahi dan Herlina,  tak kunjung menunjukkan progres signifikan.

Akibatnya, pembinaan bibit-bibit pesepak bola usia dini di kota ini berjalan tertatih-tatih, bahkan memaksa sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) lokal hijrah ke fasilitas di daerah tetangga, ke Simalungun.

Pelatih SSB Harapan Jaya Pematangsiantar, Dodi Sihaloho  mengungkapkan, sejumlah persoalan krusial yang menghambat perkembangan sepak bola usia muda di Pematangsiantar. Selain kondisi infrastruktur stadion yang memprihatinkan, SSB yang ia latih juga bergulat dengan keterbatasan finansial.

Ironisnya, kucuran dana dari PSSI, yang seharusnya mengalir melalui Asosiasi Kota (Askot) Pematangsiantar dan Asosiasi Provinsi (Asprov), tak pernah mereka rasakan.

Padahal, PSSI dikabarkan mengalokasikan dana ratusan juta rupiah per tahun untuk setiap Asprov demi memajukan pembinaan sepak bola di tingkat daerah, dan bahkan berencana meningkatkannya.

Namun, kenyataannya, SSB Harapan Jaya harus berjuang sendiri dalam setiap turnamen, mulai dari level kota hingga nasional.

Biaya pendaftaran, akomodasi, dan transportasi yang mencapai jutaan rupiah seringkali memaksa mereka merogoh kocek pribadi dan bahkan melibatkan partisipasi orang tua murid melalui sistem talangan (urunan).

“Itu biayanya mandiri, kalau ada dari sponsor, itu pun jarang. Apalagi dari Askot (PSSI). Kami talang (urunan) dengan orang tua murid. Harga kompetisinya berapa, dibagi rata supaya lebih ringan,” keluh Dodi, Minggu (11/05/2025).

Lebih lanjut, Dodi menyoroti sistem kompetisi usia dini di Indonesia yang didominasi turnamen, alih-alih liga yang terstruktur sejak usia akar rumput hingga jenjang profesional.

“Tidak ada kompetisi yang terintegrasi langsung dari PSSI mulai dari usia grassroot, sampai level menuju profesional tidak ada liganya,” tegasnya.

Padahal, Kurikulum Pembinaan Sepakbola Indonesia telah mengatur keseragaman format kompetisi usia muda dari U-6 hingga U-18, yang seharusnya menciptakan kesinambungan antara latihan di SSB dan format pertandingan. Namun, implementasi kurikulum ini masih jauh dari harapan.

“Artinya, perlu ada kesinambungan antara metode latihan di Klub/SSB dengan format kompetisi usia muda yang dimainkan. Sayangnya, penerapan kurikulum ini masih jauh panggang dari api,” tegasnya.

Tak hanya itu, ketiadaan lapangan sepak bola berstandar di Pematangsiantar juga menjadi kendala serius. SSB Harapan Jaya terpaksa menyewa lapangan Kodim 0207 Simalungun di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun, yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggal para pemain.

“Jauhnya jarak antara rumah pemain dengan tempat latihan saat ini menjadi keluhan juga, apalagi biaya sewa yang setiap bulan kami kocek sebesar Rp7 juta, ini memberatkan biaya operasional kami,” tutur Dodi

Dia berharap, perencanaan revitalisasi  Stadion Sang Naualuh agar berfungsi optimal cepat dilaksanakan.

Senada,  Pelatih SSB Bintang Muda Siantar, Morgan mengatakan,  meski kini memiliki lapangan latihan di Lapangan Farel Pasaribu, juga merasakan keterbatasan fasilitas penunjang.

“Oke, sekarang alhamdulillah ada lapangan untuk latihan. Tapi, kalau ditingkatkan lagi dengan fasilitas lainnya, itu akan sangat membantu,” ujarnya.

Ia meyakini, fasilitas yang memadai akan meningkatkan kemampuan pemain muda dan menjadi indikator kemajuan pembinaan sepak bola usia dini di Pematangsiantar.

“Wacana revitalisasi Stadion Sang Naualuh pun disambut gembira, dengan harapan stadion tersebut dapat menjadi tuan rumah turnamen usia dini di masa depan,” tuturnya.

Morgan juga menyoroti masalah lain, yaitu keterbatasan ruang latihan yang memaksa satu lapangan dibagi untuk empat kelompok usia sekaligus, dengan total lebih dari 100 anak.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan Askot PSSI Pematangsiantar dalam memfasilitasi para pelatih akar rumput untuk mendapatkan lisensi kepelatihan yang seringkali mahal.

“Ke depannya saya berharap PSSI bisa lebih membantu para pelatih juga, bukan hanya soal fasilitas tadi saja. Tapi juga berikan bantuan untuk pelatih mengambil lisensi,” harapnya.

Menanggapi berbagai persoalan ini, Sekretaris  Askot PSSI Kota Siantar, Gempar Purba menuturkan, pihaknya terus melakukan perbaikan internal stadion sambil menunggu proses revitalisasi.

“Kita senang mendengar bahwa stadion itu segera direvitalisasi. Namun sebelum direvitalisasi, kami bersama lintas OPD terkait terus perhatikan rumput di stadion kemudian mendata fasilitas stadion, mana aja yang rusak parah, agar stadion segera kita gunakan seperti biasa,” katanya saat dikonfirmasi.

Gempar juga meminta agar pihak pelaksana revitalisasi nantinya bekerja dengan maksimal, mengingat Stadion Sang Naualuh adalah aset publik yang akan diawasi ketat oleh masyarakat.

Lebih lanjut, katanya, kondisi pembinaan sepak bola usia dini di Pematangsiantar saat ini menjadi potret buram di tengah potensi besar yang dimiliki. Janji revitalisasi Stadion Sang Naualuh menjadi harapan satu-satunya untuk mengembalikan gairah pembinaan dan mewujudkan mimpi para bibit muda pesepak bola di kota ini.

“Masyarakat dan para pelaku sepak bola usia dini kini hanya bisa berharap agar rencana tersebut segera terealisasi.  Setidaknya ada lapangan baru berstandar nasional sebagai fasilitas bagi bibit-bibit muda, sehingga Pematangsiantar kembali melahirkan talenta-talenta sepak bola yang membanggakan,” tuturnya.

Ia juga berharap adanya pengawasan lintas sektor dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan kualitas pekerjaan.

“Kita harap juga infrastruktur yang sudah menjadi aset di sana tidak terganggu tetap terjaga. Namun saat ini kita masih menunggu revitalisasi itu akan terlaksana,” tandasnya.(*)

Tags: pematangsiantarsepak bolaSSB SiantarStadion Sang Naualuh
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, Erwin Purba, mengklarifikasi dugaan intervensi dalam beberapa proyek tender di Pematangsiantar.(Putra Purba)
Siantar

Klarifikasi Kejaksaan dan DPRD Soal Isu Intervensi Proyek di Pematangsiantar

Editor: Mahadi Sitanggang
27 Agustus 2025 | 15:28 WIB

Modus intervensi dengan mengatasnamakan pejabat tinggi kerap dipakai dalam praktik korupsi. Tujuannya menciptakan kesan tekanan agar pemenang tender bisa diarahkan....

Read more
Kantor BPKPD Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka No.6, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Pematangsiantar Siapkan Jurus Hadapi Pemangkasan Dana Transfer 2026

Editor: Mahadi Sitanggang
23 Agustus 2025 | 13:40 WIB

Pemangkasan TKD menuntut Pemko untuk lebih kreatif mengelola anggaran. Program non-prioritas kemungkinan akan dipangkas, sementara program strategis dan janji kepala...

Read more
Kondisi jalan yang rusak parah di Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari namun belum mendapatkan perhatian dari pemerintah kota.(Simantab/Ronal Sibuea)
Siantar

Banjir dan Jalan Rusak di Viyata Yudha: Warga Gelisah, Proyek Perbaikan Tertunda

Editor: Mahadi Sitanggang
22 Agustus 2025 | 19:13 WIB

Terdapat kendala seperti keberadaan tiang lampu di bahu jalan, jembatan kecil menuju rumah warga, serta bangunan yang terlalu rapat dengan...

Read more
Suasana sidang praperadilan (prapid) yang dimohon oleh Julham Situmorang, Eks Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Pematangsiantar, digelar pada Rabu (20/8/2025) di Ruang Sidang PN Pematangsiantar, dipimpin oleh hakim tunggal Tigor Hamonangan Napitupulu.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Gugur di Praperadilan, Eks Kadis Perhubungan Siantar Hadapi Babak Baru di Tipikor Medan

Editor: Mahadi Sitanggang
21 Agustus 2025 | 11:21 WIB

Dengan gugurnya praperadilan, kini Julham harus menghadapi sidang pokok perkara di Pengadilan Tipikor Medan. Agenda sidang berikutnya adalah pembacaan eksepsi...

Read more

Berita Terbaru

Medan

Medan Memanas: Massa Buruh Blokade Jalan Imam Bonjol, DPRD Sumut Jadi Titik Sentral Aksi

29 Agustus 2025 | 16:46 WIB
Simalungun

Ambulan Tanpa Sopir, Pasien Tanpa Harapan: Tragedi Layanan Darurat di Simalungun

29 Agustus 2025 | 15:06 WIB
Simalungun

Akselerasi Percepatan Program MBG di Kabupaten Simalungun, Korwil BGN: Pembangunan SPPG Terus Ditambah

29 Agustus 2025 | 10:40 WIB
Nasional

Massa Terus Kepung Mako Brimob Kwitang Pagi Ini

29 Agustus 2025 | 10:20 WIB
Simalungun

Rekrutmen PPPK Simalungun Disorot: DPRD Didesak Bentuk Pansus, Dugaan Kecurangan Mengemuka

28 Agustus 2025 | 18:05 WIB
Siantar

Klarifikasi Kejaksaan dan DPRD Soal Isu Intervensi Proyek di Pematangsiantar

27 Agustus 2025 | 15:28 WIB
Simalungun

Stadion Mini Raya Simalungun Terkunci, Rumput Liar Jadi Penonton

27 Agustus 2025 | 11:37 WIB
Simalungun

Bupati Lantik Mixnon Simamora Jadi Sekda Simalungun, Ingatkan Perkembangan AI

27 Agustus 2025 | 10:58 WIB
Nasional

Demo 25 Agustus di DPR Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Lalin Dialihkan

25 Agustus 2025 | 16:53 WIB
Simalungun

Pengawasan Tumpul: Buruh Simalungun Hadapi Nasib Suram di Balik UMK Rp3 Juta

25 Agustus 2025 | 15:49 WIB
Simalungun

Nadi Perekonomian Serbelawan Tetap Berdenyut di Tengah Abu, Pedagang Bertahan di Lapak  Hangus dan Tolak Relokasi

25 Agustus 2025 | 14:47 WIB
Simalungun

Menelusuri Serbelawan, dari Stasiun Tua hingga Ikrar Perlawanan

23 Agustus 2025 | 14:21 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor