Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Polisi Siantar Berjibaku Bereskan Pohon Tumbang

Siantar – Hujan deras mengguyur Kota Siantar dan sekitarnya membuat banjir dan sejumlah pohon tumbang, Senin (31/5/2021) sore.

Pohon tumbang tersebut sempat menghalangi jalan sehingga membuat pengendara memilih balik arah. Seperti di Jalan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba. 

Sejumlah anggota Polsek Siantar Martoba pun turun membereskan pohon-pohon tumbang. Bahkan ada yang mematahkan dahan pohon tanpa memakai alat. 

Mereka berjibaku menyingkirkan pohon tumbang karena mengingat waktu dan pengendara yang balik arah. 

Para anggota Polsek itu, Kanit Reskrim Bripka Leo Abidin Tambunan, Kanit Binmas Ipda Mianto, dan Bhabinkamtibmas Aipda Ramses M Tambunan.

Baca Juga:

Baitul Muslimin Indonesia Sampaikan Belasungkawa

Minta Pihak Kepolisian Usut Tuntas

Pembunuh Owen Bukan Orang Gila?

Pelaku Mengantongi Uang Jutaan Rupiah Dan Membunuh Karena Dendam

Bang Hefri Belajarlah Dari Anies Baswedan

Gubernur Sumatera Utara Minta Walikota Pematang Siantar Jalankan Putusan Mahkamah Agung

Kapolsek Siantar Martoba AKP Amir Mahmud membenarkan anggotanya cepat tanggap dan turun ke lokasi pasca terjadinya pohon tumbang. 

BACA JUGA

Kapolsek menyebut ada tujuh pohon jenis tanjung yang tumbang dan menghalangi jalan.

Setelah anggotanya turun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar akhirnya tiba. 

Dengan menggunakan alat seperti gergaji, parang dan senso, pohon yang berdiameter besar dicincang lalu disingkirkan.

“Syukurlah waktu tumbang, pohon tak mengenai listrik. Bahkan korban pun nihil, karena pas nggak ada yang lewat. Warga lewat waktu hujan sudah agak reda,” katanya, Selasa (1/6/2021).

Amir berharap Pemerintah Kota (Pemko) Siantar, khususnya Dinas Tarukim selalu memperhatikan seluruh pohon  melakukan penataan.

“Itu saja permintaan kami, untuk menanggulangi kejadian ulang. Jadi, kalau bisa mereka selalu memonitor di lapangan. Karena saat ini cuaca sudah mulai ekstrim, hujan deras dan angin kencang pun bisa saja terjadi sewaktu-waktu,” tuturnya. (Yud)

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami SetujuBaca Lagi