Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Jokowi Terima THR Lebaran dan Gaji ke-13, Ini Besarannya

Jakarta – Untuk lebaran tahun ini, Presiden Jokowi bakal menerima tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13. Besarannya Rp 62,74 juta. 

Demikian juga Wapres KH Maruf Amin, menerima dua komponen tersebut, yakni THR dan gaji ke-13, besarnya Rp 42,16 juta.

Hitungannya bagaimana. “Sebesar gaji pokok dan tunjangan melekat,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers pada Kamis, 29 April 2021 dilansir dari tempodotco, Minggu (2/5/2021).

Menteri Sri Mulyani mengatakan, keputusan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 42/PMK.05/2021. 

Komponen THR dan gaji ke-13, yaitu gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, serta tunjangan jabatan atau tunjangan umum, sesuai jabatannya dan/atau pangkatnya.

Baca Juga:

Kegiatan Pramuka Susur Sungai Ciamis Memakan Korban

Kepala BPBD Ciamis: Sebelas Siswa Meninggal Dunia

Korban TWK KPK RI Dirikan Partai Politik

Rasamala aritonang: Namanya Partai Serikat Pembebasan

Polisi “SmackDown” Demonstran

Kapolres Tangerang: Masih Bisa Jalan

Kebijakan ini kata dia, berbeda dengan tahun 2020. Saat itu Jokowi dan Ma’ruf serta pejabat negara lainnya tidak mendapatkan THR dan gaji ke-13.

Gaji Pokok

Ketentuan soal gaji presiden tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administrasi Presiden dan Wakil Presiden. 

Pasal 2 menyebutkan gaji pokok presiden adalah 6 kali (dari gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden). Sementara, wakil presiden 4 kali.

Sementara, gaji pokok tertinggi pejabat negara tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Lembaga Tertinggi atau Tinggi Negara. 

Gaji pokok terbesar diterima oleh Ketua MPR, DPR, hingga Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Jumlahnya sebesar Rp 5,04 juta. Sehingga dengan nominal ini, gaji pokok Jokowi sebesar Rp 30,24 juta dan Ma’ruf Amin sebesar Rp 20,16 juta.

Tunjangan

Selain gaji pokok, UU Nomor 7 Tahun 1987 juga menetapkan tunjangan bagi presiden dan wakil presiden. 

Ada dua komponen yaitu tunjangan jabatan dan tunjangan lain yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku bagi pegawai negeri.

Ketentuan lebih rinci tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 Tahun 2001 tentang Tunjangan Jabatan bagi Pejabat Negara Tertentu. 

Pasal 1 menyebutkan tunjangan jabatan untuk presiden sebesar Rp 32,5 juta dan wakil presiden Rp 22 juta.

Untuk itu, gaji pokok dan tunjangan jabatan ini hanyalah dua komponen THR dan gaji ke-13 yang bakal diterima presiden dan wakil presiden. 

Ini belum termasuk tunjangan-tunjangan lainnya. Tapi dari kedua komponen ini, Jokowi setidaknya bisa menerima THR Rp 62,74 juta dan Ma’ruf Amin Rp 42,16 juta.()

BACA JUGA

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami SetujuBaca Lagi