Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Polres Siantar Perpanjang Penyekatan Larangan Mudik Lebaran

Siantar – Larangan mudik yang telah diberlakukan sampai Senin (17/5/2021), akan diperpanjang hingga 24 Mei 2021 khususnya untuk Kota Siantar. 

Pernyataan itu tersebut dikatakan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Siantar AKP Muhammad Hasan, Minggu (16/5/2021) sore.

“Operasi Ketupat selesai 17 Mei 2021. Kemudian, dilanjutkan KRYD sampai tanggal 24 Mei 2021 sesuai dari adendum atasan kita Kapolri yang tertuang dalam surat edaran (SE),” ungkapnya.

Hasan menjelaskan, KRYD adalah singkatan dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan. Bahkan, sanksi yang akan diberikan pun juga sama, yaitu tetap memutar balik kendaraan jika ketahuan mudik lebaran atau memaksakan masuk di lokasi penyekatan.

“Sejauh ini, sudah puluhan kendaraan kami paksa putar balik. Rata-rata mereka yang datang dari Kota Medan, Asahan dan Rantau Prapat. Ada juga waktu kami periksa, dua orang penumpang positif Covid-19 dan sekarang sudah dikarantina tim gugus,” bebernya.

Baca Juga:

Kegiatan Pramuka Susur Sungai Ciamis Memakan Korban

Kepala BPBD Ciamis: Sebelas Siswa Meninggal Dunia

Korban TWK KPK RI Dirikan Partai Politik

Rasamala aritonang: Namanya Partai Serikat Pembebasan

Polisi “SmackDown” Demonstran

Kapolres Tangerang: Masih Bisa Jalan

Selain itu lanjut Hasan, arus lalu lintas hingga sampai saat ini terpantau aman dan lancar.

“Alhamdulillah arus aman, bahkan sepi. Beda jauh saat larangan mudik tidak berlaku seperti tahun sebelumnya,” tutur Hasan.

Berita sebelumnya, Polres Siantar sudah menyiapkan titik-titik penyekatan larangan mudik di Kota Siantar. Penyekatan dilakukan di lima titik lokasi, mulai dari Simpang Dua, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Melanthon Siregar, Jalan Asahan, dan Jalan Medan.

BACA JUGA

Seharusnya Anda Tau

Baitul Muslimin Indonesia Sampaikan Belasungkawa

Minta Pihak Kepolisian Usut Tuntas

Pembunuh Owen Bukan Orang Gila?

Pelaku Mengantongi Uang Jutaan Rupiah Dan Membunuh Karena Dendam

Bang Hefri Belajarlah Dari Anies Baswedan

Gubernur Sumatera Utara Minta Walikota Pematang Siantar Jalankan Putusan Mahkamah Agung

“Titik penyekatan saya jamin, kendaraan yang melalui jalan tikus tidak ada yang bisa lolos dan kami adang,” ujar Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, Rabu (21/4/2021) siang.

Dikatakan, nantinya akan ada sanksi dari kepolisian bagi masyarakat yang melanggar. Terutama yang tidak memenuhi persyaratan pengecualian dari larangan mudik, akan dipaksa putar balik. Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa isi bawaan masing-masing kendaraan yang melintas di perbatasan.

“Adapun yang ketahuan pulang kampung, kami periksa semua dan akan kami paksa mereka putar balik. Saya imbau masyarakat sebaiknya jangan dulu melaksanakan mudik Lebaran tahun ini. Karena ini memang perintah dari pemerintah dan semua menyeluruh,” katanya.()

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami SetujuBaca Lagi