KORAN SIMANTAB
10 Januari 2026 | 21:13 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Siantar
Rumah Nurlela Purba warga di kawasan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar, yang masih berdiri di atas lahan garapan. Sebanyak 30 kepala keluarga (KK), hingga kini masih bertahan di lahan tersebut karena keterbatasan ekonomi dan belum memiliki tempat tinggal tetap.(Simantab/Putra Purba)

Rumah Nurlela Purba warga di kawasan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar, yang masih berdiri di atas lahan garapan. Sebanyak 30 kepala keluarga (KK), hingga kini masih bertahan di lahan tersebut karena keterbatasan ekonomi dan belum memiliki tempat tinggal tetap.(Simantab/Putra Purba)

Tinggal di Tanah Negara, Terlupa oleh Negara: Kisah Nurlela yang Tak Pernah Masuk Data Bantuan

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
9 Oktober 2025 | 21:05 WIB
Topik: Siantar
0

Di tengah kemajuan Kota Pematangsiantar, Nurlela Purba hidup di lahan garapan tanpa pernah mendapat bantuan sosial. Kisahnya menjadi cermin warga miskin yang terlupa oleh sistem negara.

Pematangsiantar|Simantab – Di tengah geliat pembangunan dan citra kota yang dikenal ramah dan toleran, masih ada kisah getir tentang mereka yang terpinggir di tepian kota.

Nurlela Purba, seorang ibu dengan empat anak, tinggal di Kampung Baru, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari. Di rumah sederhana di atas lahan garapan perkebunan, ia berjuang menghidupi keluarganya tanpa pernah tersentuh satu pun program bantuan sosial pemerintah.

“Nama kami jelas ada di KTP dan kartu keluarga, alamat pun di Kelurahan Gurilla. Tapi sampai sekarang belum pernah dapat bantuan apa pun. Katanya, karena kami tinggal di lahan garapan,” tutur Nurlela lirih, Kamis (9/10/2025).

Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan ke pihak kelurahan, tetapi jawabannya selalu sama: terbentur aturan administratif.

“Sudah pernah kami sampaikan. Katanya tidak bisa dimasukkan karena status tanah kami bukan milik sendiri,” ujarnya.

Tinggal di Lahan Garapan, Tak Terdata di Sistem

Lurah Gurilla, Mahraini, membenarkan bahwa keluarga Nurlela belum masuk daftar penerima bantuan sosial.

“Secara administrasi mereka memang warga kami. Tapi karena tinggal di lahan garapan, sistem tidak bisa memproses datanya ke usulan bantuan,” jelasnya.

Pihak kelurahan, kata Mahraini, sudah berkoordinasi dengan kecamatan dan Dinas Sosial untuk mencari solusi agar warga seperti Nurlela tidak terus terpinggirkan hanya karena status tanah.

“Kami tetap berupaya agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa diakomodasi. Tapi memang perlu mekanisme khusus karena semua data terhubung ke sistem Kemensos,” tambahnya.

Ia menyebut, ada sekitar 30 kepala keluarga di Gurilla yang hidup di lahan garapan dengan kondisi ekonomi lemah. “Data kami mencatat sekitar 30 KK tinggal di lahan garapan. Mereka rata-rata belum mendapat bantuan karena kendala sistem administrasi,” ujarnya.

TKSK: Penetapan Ada di Pusat

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pematangsiantar, Armansya Nasution, menjelaskan bahwa keputusan penerima bantuan sosial sepenuhnya ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

“Data dari kelurahan dikumpulkan dan diverifikasi oleh Dinas Sosial. Tapi keputusan akhirnya ada di Kemensos, bukan di pemerintah daerah,” katanya.

Armansya menegaskan, penerima manfaat harus terdaftar dalam Data Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang dulu dikenal sebagai DTKS.

“Sasaran utama PKH adalah keluarga miskin yang memenuhi kriteria tertentu (punya anak sekolah, balita,) atau lansia. Tapi datanya harus valid dan terdaftar di sistem,” jelasnya.

Ia menambahkan, penentuan penerima bantuan tidak berdasarkan status tanah, melainkan kondisi sosial ekonomi rumah tangga.

“Artinya, masyarakat di lahan garapan tetap bisa dapat bantuan, asalkan memenuhi kriteria,” katanya.

Meski begitu, tidak semua warga yang diusulkan otomatis diterima. Pemerintah kelurahan melalui musyawarah lokal biasanya menetapkan tambahan daftar penerima untuk program seperti BLT Dana Desa. Namun banyak warga gagal diverifikasi karena masalah data kependudukan atau alamat yang tidak sesuai.

“Kadang, yang tinggal di lahan garapan sulit masuk sistem karena belum punya dokumen resmi,” ujarnya.

Menanti Negara Hadir

Kisah Nurlela mencerminkan ketimpangan sosial yang masih membayang di Kota Pematangsiantar. Di satu sisi, pemerintah terus membangun sistem digitalisasi data untuk menyalurkan bantuan tepat sasaran. Namun di sisi lain, masih ada warga yang terlewat hanya karena batas administratif.

Nurlela tidak menuntut banyak. Ia hanya ingin kesempatan yang sama untuk mendapatkan hak dasar yang dijanjikan negara.

“Kalau tanah kami tidak diakui, setidaknya jangan anak-anak kami yang jadi korban. Mereka juga butuh makan, butuh sekolah,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baik pihak kelurahan maupun TKSK mengaku siap memperbarui data warga miskin agar kasus serupa tidak terus berulang. Diharapkan, kebijakan yang lebih fleksibel bisa memberi ruang bagi warga di lahan garapan untuk ikut terdata sebagai penerima manfaat.

Sementara itu, di bawah langit senja Gurilla, Nurlela masih menanti. Ia menunggu hari ketika namanya benar-benar tercatat, bukan sekadar deretan angka dalam kartu keluarga, tapi juga bagian dari warga yang diakui dan diperhatikan negaranya.(Putra Purba)

Tags: Kelurahan GurillaKemensosLahan GarapanpematangsiantarPKH
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustasi foto dibuat oleh AI
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

Editor: Mahadi Sitanggang
9 Januari 2026 | 08:55 WIB

Pengadilan Agama Pematangsiantar mencatat 308 gugatan perceraian sepanjang 2025, naik sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pematangsiantar|Simantab - Pengadilan Agama Kota...

Read more
Ilustrasi aksi debt collector mengangkut sepeda motor debitur.(Simantab/ai)
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

Editor: Mahadi Sitanggang
7 Januari 2026 | 10:11 WIB

Konflik penagihan utang kendaraan bermotor meningkat di Kota Pematangsiantar sepanjang 2025, polisi mengingatkan bahaya kekerasan dan mendorong penyelesaian sesuai hukum....

Read more
Genangan air akibat drainase tersumbat tampak di area lapak pedagang ayam potong Pasar Balerong eks Gedung IV Pasar Horas, Pematangsiantar. Kondisi ini dikeluhkan pedagang karena menghambat aktivitas jual beli dan menimbulkan bau menyengat. (Simantab/Putra Purba)
Siantar

Drainase Tersumbat, Aktivitas Pedagang di Pasar Balerong Pematangsiantar Terganggu

Editor: Mahadi Sitanggang
6 Januari 2026 | 21:39 WIB

Drainase tersumbat menyebabkan genangan air dan mengganggu aktivitas pedagang di Pasar Balerong Pematangsiantar. Pedagang berharap penanganan menyeluruh dari pengelola pasar....

Read more
Simantab/ai
Siantar

Waspada Super Flu H3N2 Mengintai, Dinkes Pematangsiantar Tekankan Disiplin Imunitas dan Deteksi Dini

Editor: Mahadi Sitanggang
6 Januari 2026 | 21:20 WIB

Waspada Super Flu H3N2 di Pematangsiantar, Dinas Kesehatan tekankan disiplin imunitas, penggunaan masker, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan...

Read more

Berita Terbaru

Simalungun

Disdukcapil Simalungun Rekam KTP-el Lansia di Ruang Perawatan Rumah Sakit

9 Januari 2026 | 09:16 WIB
Siantar

308 Gugatan Cerai Masuk ke Pengadilan Agama Pematangsiantar Sepanjang 2025

9 Januari 2026 | 08:55 WIB
Siantar

Konflik Penagihan Utang Meningkat di Pematangsiantar, Polisi Ingatkan Bahaya Kekerasan

7 Januari 2026 | 10:11 WIB
Nasional

Pemerintah Meminta Warga Tetap Tenang, Virus Super Flu Tidak Berbahaya

7 Januari 2026 | 07:57 WIB
Siantar

Drainase Tersumbat, Aktivitas Pedagang di Pasar Balerong Pematangsiantar Terganggu

6 Januari 2026 | 21:39 WIB
Siantar

Waspada Super Flu H3N2 Mengintai, Dinkes Pematangsiantar Tekankan Disiplin Imunitas dan Deteksi Dini

6 Januari 2026 | 21:20 WIB
Simalungun

DPMN Simalungun Temukan 13 BUMNag Bermasalah, Pemkab Perkuat Pembinaan

5 Januari 2026 | 15:06 WIB
Simalungun

UMK Simalungun 2026 Naik 8,5 Persen, Berlaku Mulai 1 Januari

5 Januari 2026 | 14:55 WIB
Nasional

Penebangan Mahoni di Jalan Asahan Simalungun Dipersoalkan, Rekomendasi PUTR Bukan Izin

21 Desember 2025 | 14:23 WIB
Siantar

Sepekan Operasional Terminal Tanjung Pinggir, Kepatuhan PO Masih Jadi Tantangan

21 Desember 2025 | 13:52 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Dorong Kenaikan PBB 2026 untuk Menutup Penurunan Dana Pusat

21 Desember 2025 | 13:38 WIB
Simalungun

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2025

18 Desember 2025 | 16:52 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita