Wujudkan Herd Immunity, Vaksinasi di Simalungun Hingga Malam Hari

Simantab, Simalungun – Direktur Binmas Polda Sumut Kombes Pol Sofyan Hidayat didampingi Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto bersama Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi mengecek pelaksanaan vaksin di Nagori Serapuh, Kabupaten Simalungun, Kamis (16/12/2021).

Dir Binmas Polda Sumut Kombes Pol Sofyan Hidayat mengatakan, ia sengaja hadir untuk membantu kegiatan vaksinasi agar tercapai target vaksinasi di wilayah Polres Simalungun.

“Kita terus mendorong dan memotivasi kapolres dan jajaran agar terus meningkat kegiatan vaksinasi, hingga akhir Desember jumlah yang tervaksin mencapai 70 persen. Agar terbentuk Herd Immunity,” katanya.

Untuk mewujudkan herd immunity Polri terus menggenjot vaksinasi terhadap masyarakat luas. Hal ini juga terus dilaksanakan Polres Simalungun, demi mencapai target vaksinasi, roadshow dan sosialisasi terus dilakukan di semua daerah dengan cara door to door.

Ia berharap stakeholder lainnya dapat berpartisipasi dalam pencapaian target vaksinasi ini. Masyarakat harus aktif ikut vaksin. “Masyarakat yang belum divaksin, kita harapkan kehadirannya ke gerai vaksin yang digelar Polri maupun Pemda juga pihak lainnya,” ujarnya.

Perwira tiga melati emas di pundaknya ini menambahkan akan melakukan vaksinasi hingga malam hari. “Kan ada masyarakat juga yang punya kesibukan di siang hari. Jadi kita inisiatif untuk melakukan vaksinasi di malam hari agar vaksinasi terlaksana merata,” tambahnya.

Wakil Bupati Simalungun Zony Waldi menambahkan, per tanggal 15 Desember 2021 persentase warga tervaksin sebanyak 61,78 persen dengan jumlah tervaksin sebanyak 486.904 jiwa dengan target 788.362 jiwa.

“Saat ini, warga Simalungun yang divaksin di luar ada 220.000 jiwa atau 27,90 persen. Jadi jumlah warga Simalungun yang tercapai baik divaksin di Simalungun maupun di luar Simalungun sudah mencapai 89,66 persen,” sebutnya.

Sementara itu kata dia untuk warga luar Kabupaten Simalungun yang melakukan vaksinasi di Kabupaten Simalungun ada sebanyak 90.000 jiwa.

“Saat Kabupaten Simalungun kekurangan dosis vaksin, banyak masyarakat yang divaksin di luar daerah. Saat ini kita menyisir warga-warga yang belum divaksin,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, warga yang ikut vaksin memperoleh bantuan sembako. Animo masyarakat terlihat cukup tinggi untuk ikut mendapatkan suntikan vaksin.