KORAN SIMANTAB
23 Januari 2026 | 20:16 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER
Beranda Sumut Siantar
Di tengah menurunnya geliat industri manufaktur, sektor UMKM seperti kuliner menjadi penggerak ekonomi baru kota ini.(Simantab/Putra Purba)

Di tengah menurunnya geliat industri manufaktur, sektor UMKM seperti kuliner menjadi penggerak ekonomi baru kota ini.(Simantab/Putra Purba)

Industri Pematangsiantar Meredup, Sektor Jasa Tumbuh Tanpa Menyerap Tenaga Kerja

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
13 Oktober 2025 | 14:17 WIB
Topik: Siantar
0

Pematangsiantar menghadapi gejala deindustrialisasi. Banyak pabrik tutup, sektor jasa tumbuh tanpa daya serap tenaga kerja. Pengamat menilai kota ini masih bisa bangkit melalui reindustrialisasi kecil berbasis industri lokal.

Pematangsiantar|Simantab – Dulu, suara mesin pabrik dan langkah buruh menjadi bagian dari kehidupan di sudut-sudut Kota Pematangsiantar. Kini, suasana itu nyaris hilang. Kawasan industri yang pernah ramai berubah menjadi gudang, pertokoan, bahkan perumahan. Kota yang dulu dikenal dengan geliat industrinya kini lebih bergantung pada sektor jasa dan perdagangan.

Sejak 1957, Pematangsiantar sempat menjadi kota industri penting di Sumatera Utara. Pabrik kertas, pengalengan nanas, pemintalan benang rami, hingga industri rokok beroperasi di sini. Namun, satu per satu tutup, menyisakan hanya sedikit industri besar yang masih bertahan.

Pengamat ekonomi Darwin Damanik menyebut kondisi ini sebagai tanda deindustrialisasi ringan yang sedang melanda kota tersebut.

“Selama lima tahun terakhir, Pematangsiantar menunjukkan gejala deindustrialisasi. Industri besar dan menengah menurun, sementara industri kecil berjuang untuk bertahan,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).

Darwin menjelaskan, deindustrialisasi di Pematangsiantar merupakan bagian dari pergeseran ekonomi yang dialami banyak kota menengah di Indonesia. Infrastruktur yang belum memadai (mulai dari transportasi, energi, hingga logistik) membuat biaya produksi tinggi dan investasi sulit berkembang.

“Banyak pelaku usaha memilih keluar karena biaya logistik dan pasokan bahan baku tidak efisien,” katanya.

Menurutnya, pergeseran dari industri ke jasa bisa saja wajar, tetapi tanpa kesiapan struktural, hasilnya hanyalah ilusi pertumbuhan. Ekonomi tampak tumbuh, tetapi lapangan kerja produktif justru berkurang.

“Sektor jasa memang mendominasi, namun tanpa penyerapan tenaga kerja formal, pertumbuhannya tidak berkelanjutan,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik tahun 2024 mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka di Pematangsiantar sekitar 8 persen, dengan sekitar 12 ribu warga menganggur. Meski sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, angka ini masih di atas rata-rata provinsi.

Darwin menilai, melemahnya sektor industri membuat ekonomi kota semakin informal. Banyak warga kini bekerja tanpa kepastian upah dan jaminan sosial. Ia juga menyoroti lemahnya tata ruang kota, sebab banyak kawasan industri lama berubah fungsi menjadi properti komersial.

“Ini membuat ruang bagi investasi baru semakin sempit,” jelasnya.

Meski begitu, Darwin masih optimis. Ia menilai reindustrialisasi kecil masih mungkin dilakukan dengan strategi tepat, seperti insentif pajak, subsidi lahan, atau dukungan infrastruktur.

Salah satu industri yang masih bertahan adalah PT Sumatra Tobacco Trading Company (STTC). Humas perusahaan, Risabdi, menyebut keberadaan STTC bukan sekadar bisnis, tetapi bagian dari denyut ekonomi lokal.

“Ribuan tenaga kerja lokal menggantungkan hidup di sini. Banyak di antaranya generasi kedua dan ketiga dari pekerja lama,” katanya.

Namun, tantangan industri kini makin berat. Kenaikan biaya bahan baku dan energi serta tingginya cukai membuat operasional semakin sulit.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya melihat industri sebagai sumber pajak, tetapi juga sumber penghidupan,” ujarnya.

Risabdi menambahkan, pemerintah perlu memberikan kebijakan konkret, seperti insentif fiskal, perbaikan kawasan industri lama, dan penguatan pendidikan vokasi.

Darwin menutup, pemerintah kota seharusnya mulai mengarahkan kebijakan menuju reindustrialisasi kecil berbasis keterampilan dan teknologi.

“Pematangsiantar tidak harus kembali menjadi kota pabrik besar. Cukup dengan mengembangkan industri kecil modern berbasis tenaga kerja lokal, pengangguran bisa ditekan,” ujarnya.

Kini, kota ini berada di persimpangan antara masa lalu industri dan masa depan ekonomi jasa. Masa depan Pematangsiantar akan ditentukan oleh kemauan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk beradaptasi menghadapi perubahan.(Putra Purba)

Tags: DeindustrialisasiINDUSTRILapangan KerjapematangsiantarPengangguranSektor Jasa
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Ilustrasi antara pernikahan dengan pereekonomian yang semakin sulit.(Simantab/AI)
Siantar

Kemenag Dorong Program Ayo Menikah di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Generasi Muda

Editor: Mahadi Sitanggang
23 Januari 2026 | 17:40 WIB

Kemenag Sumut mendorong Program Ayo Menikah di tengah kekhawatiran ekonomi generasi muda. Bimbingan pra-nikah dan regulasi usia nikah diperkuat. Pematangsiantar|Simantab...

Read more
Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Simamora dan tokoh Sumatera Utara JR Saragih menghadiri open house GKPS.(Simantab/rel)
Siantar

Sekda Simalungun Hadiri Open House GKPS dan Ajak Jemaat Dukung Pembangunan Daerah

Editor: Mahadi Sitanggang
22 Januari 2026 | 14:33 WIB

Sekda Simalungun menghadiri Open House GKPS di Pematangsiantar dan mengajak jemaat mendukung pembangunan daerah dengan semangat baru menuju Simalungun maju....

Read more
Ilustrasi kepala sekolah di salah satu SD Negeri.(Simantab/AI)
Siantar

24 SD Negeri dan 8 SMP Negeri di Pematangsiantar Masih Dipimpin Plt Kepala Sekolah

Editor: Mahadi Sitanggang
22 Januari 2026 | 13:01 WIB

Sebanyak 24 SD Negeri dan 8 SMP Negeri di Kota Pematangsiantar masih dipimpin Plt kepala sekolah akibat pensiun dan ketatnya...

Read more
Ilustrasi pendataan penerima dana bantuan sosial 2026.(Simantab/AI)
Siantar

Pendataan Bansos Disabilitas di Pematangsiantar Berjalan, Efektivitas Pengentasan Kemiskinan Dipertanyakan

Editor: Mahadi Sitanggang
20 Januari 2026 | 12:47 WIB

Pendataan bansos penyandang disabilitas di Pematangsiantar masih berlangsung pada 2026. Akurasi data dinilai krusial di tengah berakhirnya sejumlah program bantuan...

Read more

Berita Terbaru

Siantar

Kemenag Dorong Program Ayo Menikah di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Generasi Muda

23 Januari 2026 | 17:40 WIB
Nasional

Istana: Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Bisa Beroperasi Demi Lapangan Kerja

23 Januari 2026 | 11:38 WIB
Nasional

Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Segera Lampaui Produksi Harian McDonald’s

23 Januari 2026 | 11:11 WIB
Nasional

Hadiri Launching SPPG Makan Bergizi Gratis Ala Delphi, Bupati Simalungun Tekankan Standar Higienitas dan Keamanan Pangan

22 Januari 2026 | 16:29 WIB
Siantar

Sekda Simalungun Hadiri Open House GKPS dan Ajak Jemaat Dukung Pembangunan Daerah

22 Januari 2026 | 14:33 WIB
Siantar

24 SD Negeri dan 8 SMP Negeri di Pematangsiantar Masih Dipimpin Plt Kepala Sekolah

22 Januari 2026 | 13:01 WIB
wisata

Salbe Nauli, Cerita Pantai Sederhana yang Menjadi Pilihan Baru Wisata Keluarga

21 Januari 2026 | 11:26 WIB
Siantar

Pendataan Bansos Disabilitas di Pematangsiantar Berjalan, Efektivitas Pengentasan Kemiskinan Dipertanyakan

20 Januari 2026 | 12:47 WIB
Siantar

Di Tengah Sengketa Lahan dan Ancaman Keselamatan, Orangtua Murid SMAN 5 Pematangsiantar Desak Kepastian Relokasi

20 Januari 2026 | 12:37 WIB
Simalungun

Dana Desa Simalungun 2026 Dipangkas Rp51 Miliar, Pemerintah Nagori Diminta Perketat Prioritas

19 Januari 2026 | 18:53 WIB
Simalungun

Kejar Target Maret 2026, Pemkab Simalungun Percepat Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih

19 Januari 2026 | 18:44 WIB
Ekonomi

Rial Iran Anjlok, Rp1 Juta Setara Puluhan Miliar di Negeri Mullah

15 Januari 2026 | 10:43 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba berita