IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun
IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun

Pengakuan Istri yang Ditikam Suami Karena Menolak Cerai

Simantab, Siantar – Wanita muda korban penikaman suaminya resmi membuat pengaduan ke Polres Siantar. Korban mengatakan penusukan itu bermotif perceraian. Ia pun membeberkan sejumlah alasannya bercerai dengan sang suami hingga berujung penganiayaan.

Ditemui saat berada di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Siantar, Aiga berlinang air mata mengungkap suaminya berniat untuk menghabisinya.

Niat itu diketahui korban yang berhasil menangkis pisau yang diarahkan pelaku ke wajah korban, saat berada di bilik ATM BRI Jalan Kartini.

“Dibilangnya ‘Kalau kau gak mau sama aku, kau mesti ku bunuh, ku cucuk matamu!’. Makanya pas di ATM mau ditusuk mataku tapi ku tangkis, kena kepala ku,” kata korban.

Ibu anak satu itu mengatakan jika sang suami sering keluar masuk penjara karena kasus kriminal. Pun begitu menurutnya suaminya tak kunjung berubah.

“Udah bolak balik masuk penjara bang, siapa yang tahan gitu istri,” kata korban menangis.

Ia mengaku suaminya baru menghirup udara bebas dalam kurun hitungan bulan. Ia juga mengatakan sudah pisang ranjang selama sebulan belakangan.

“Gak tahan aku sama dia bang. Gak berubah dia, makanya ku ceraikan karena terus bolak-balik masuk penjara,” ungkapnya.

Aiga juga mengungkapkan tak tahan dengan suaminya yang memiliki libido yang tinggi serta tidak bertanggungjawab.

“Enak kali dia bang. Dijadikannya aku pemuas nafsu aja. Makanya ku urus perceraian seminggu ini, tapi gak terima dia. Malah diancamnya aku,” ujar korban berharap polisi segera menangkap pelaku.

“Aku mohon tangkap la dia. Aku takut dibunuhnya,” harapnya.

Korban ditikam suaminya saat berada di bilik ATM BRI Jalan Kartini, Kota Siantar. Korban mengalami luka tusukan di bagian tangan dan wajah. Pelaku diketahui berinsial RM. Kejadian ini berlangsung tak lama setelah korban masuk ke dalam bilik ATM, Selasa (23/11/2021).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.