Republik Ceko vs Denmark, Duel 2 Tim Kuda Hitam

Medan – Republik Ceko berhadapan dengan Denmark pada babak perempat final Euro 2020 di Stadion Bjorn Kuipers Belanda, Sabtu (3/7/2021) malam WIB, menjadi duel dua tim kuda hitam.

Laga malam nanti diperkirakan akan berjalan lambat dan ekstra hati-hati untuk menjaga gawangnya tidak kecolongan.

Republik Ceko dan Denmark melangkah ke perempat final bukan berstatus sebagai unggulan. Namun dalam kerjalanannya, kedua tim ini mampu menumbangkan lawan-lawannya yang lebih dijagokan.

Ilham P Gultom, pemilik kanal youtube Balbalan Indonesia, yang mengulas dunia sepakbola baik nasional maupun manca negara, menilai kedua tim sama-sama kuat.

“Dua tim ini sama-sama kuat. Terlebih di barisan lini tengahnya yang menjadi tumpuan permainan,” beber Gultom di Medan, Sabtu (3/7/2021).

Menurutnya, babak pertama laga nanti akan mengedepankan disiplin dan organisasi permainan yang rapi.

 

BACA JUGA

 

“Ini akan membuat jalannya laga di babak pertama bermain lambat dan cenderung membosankan, karena masing-masing tim tidak ingin kecolongan gol,” kata pria yang juga berprofesi sebagai advokad ini.

Meski begitu, kata Gultom, Republik Ceko memiliki senjata dalam diri penyerang Patrik Schick yang dapat diandalkan untuk mencuri gol dari Denmark.

“Patrik Schick ini sudah membuktikan kapasitasnya dalam ajang empat tahunan kali ini. Dia mampu memporakporandakan pertahanan lawan untuk mencetak gol indah, dan penyerang berusia 25 tahun milik klub Bayern Leverkusen ini, kini ada di tempat kedua top skor sementara turnamen dengan 4 gol, selisih 1 gol dari pemuncak sementara Cristiano Ronaldo,” terangnya.

 

Penyerang Denmark Martin Braithwaite usai mencetak gol dalam kemenangan besar 4-0 atas Wales.

 

Sementara di kubu Denmark, sambung Gultom, kolektivitas dan motivasi ekstra usai insiden Cristian Eriksen, menjadi nilai plus bagi Tim Dinamit.

“Simon Kjaer cs tentu memiliki motivasi berlebih untuk meledak guna mempersembahkan hasil terbaik bagi Eriksen yang tak bisa lagi tampil di turnamen usai kolaps di laga awal fase grup,” katanya.

Dia menambahkan, laga nanti berpotensi untuk di akhiri melalui adu penalti. “Bila skenario ini terjadi, Denmark beruntung bisa lolos ke semi final karena memiliki penjaga gawang kokoh yang sudah teruji di Liga Utama Inggirs, Kasper Schmeichel,” pungkasnya. ()

Iklan RS Efarina