00 Days
00 Hrs
00 Mins
00 Secs
Berakhir
Segera hadir Siantar TV https://tv.simantab.com

Ungkap Kasus Pembunuhan Wartawan di Simalungun, Polda Sumut Butuh Informasi

Medan – Kepala Polda Sumatera Utara (Sumut), Inspektur Jenderal RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap kasus penembakan yang menewaskan wartawan di Kabupaten Simalungun.

Karenanya, pihaknya mengharapkan informasi dari masyarakat. Sebab informasi sangat penting dan berharga dalam membantu pengungkapan kasus tersebut.

“Kalau ada info dari teman-teman, silahkan beritahu kami. Info sekecil apapun itu, sangat penting,” ujar Panca Putra seusai melantik sejumlah pejabat utama Polda Sumut dan Kapolres, Selasa (22/6/2021).

Jenderal bintang dua tersebut menegaskan, pihaknya masih menyelidiki pelaku penembakan terhadap wartawan di Simalungun. Selongsong dan proyektil peluru masih dilakukan uji balistik di Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut.

“Tim yang dibentuk telah memeriksa sekitar 43 saksi. Dan sekarang ini masih kerja,” kata Simanjuntak.

 

BACA JUGA

 

Mara Salem Harahap alias Marsal (40), dikenal sebagai wartawan, Pemred dan pemilik media online Lassernewstoday.com, warga Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, tewas diterjang timah panas oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu (19/6/2021) pukul 00.12 WIB.

Marsal ditemukan bersimbah darah di mobil yang dikemudikan masih dalam kondisi menyala, dengan luka tembak di paha kiri dan paha atas.

Menurut keterangan kakak kandung korban Faridah Harahap, saat itu Marsal baru pulang minum tuak di Jalan Rindung, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, bersama dua rekannya.

Tiga jam selepas minum tuak, Marsal pulang ke rumah mengendarai mobil Datsun putih BK 1921 WR.

Nahas, berjarak 300 meter sebelum tiba di rumah Marsal ditemukan tetangganya bersimbah darah di dalam mobil menyala.

“Tetangga adik kami (korban-red) yang kasih tau ke istrinya. Habis itu istrinya ngasih tau kami lagi. Kami datang pas udah dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani,” cerita Faridah. ()

Iklan Paluta amp
Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More