00 Days
00 Hrs
00 Mins
00 Secs
Berakhir
Segera hadir Siantar TV https://tv.simantab.com

Warga Simalungun Ditipu Rp 25 Juta, Pelaku Diviralkan di Medsos

Simalungun – Abdurahman Ambarita alias Uwak Mulak (60), warga Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, merugi Rp 25 juta.  Uangnya dipinjam pria bernama Sathar (45), menggunakan jaminan surat tanah palsu. Sialnya, Sathar malah menghilang.

Putra Uwak Mulak bernama Dasmansyah Ambarita menuturkan kejadian yang menimpa ayahnya tersebut, Selasa (27/4/2021).

Dasmansyah menyebut, proses peminjaman berlangsung di rumah ayahnya di Karangsari, Jalan Baru, Nagori Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Saat itu Sathar datang bersama istrinya dan ditemani Murlan, adik dari ibu Dasmansyah. Murlan saling mengenal dengan Sathar, yang merupakan warga Silau Mangi, Kabupaten Simalungun.

“Pas waktu bulan Januari itu Shatar ngasih jaminan surat tanah. Bapakku pun tambah yakin, maka dikasih aja. Mereka datang ke rumah dikawani sama adek mamakku, Murlan yang memang saling kenal,” ungkap Dasmansyah.

BACA JUGA

Peminjaman dilakukan di atas kertas materai. Namun, tiga bulan berjalan, surat tanah yang menjadi jaminan ternyata palsu, terungkap setelah dicek menggunakan aplikasi BPN. 

Merasa ditipu, kata Dasmansyah, ayahnya mendatangi rumah Sathar di Silau Mangi pada Minggu (25/4/2021) siang.

Sampai di sana, Sathar dan istrinya tidak ditemukan. Warga di sana juga tak tahu persis di mana keberadaan pasangan suami istri itu. “Tetangganya bilang, selama ini sudah banyak yang mencari dia,” tutur dia.

Namun berdasarkan pengakuan salah seorang kerabat Sathar, menyebutkan Sathar dan istrinya pergi ke Cikampak.

“Mereka ini kabur. Mungkin sudah banyak terlilit utang maka dicariin banyak orang. Bapakku pun baik kali, bukan dicek dulu surat tanah itu asli atau enggak. Ini main kasih aja,” tukasnya.

Merugi Rp 25 juta, Abdurahman yang kesehariannya sebagai petani bermaksud melaporkan Sathar ke Polres Simalungun. Perbuatan Sathar juga sudah diunggah di media sosial Facebook.

“Akan kami laporkan. Masih kami lengkapi kuitansi waktu Sathar minjam uang. Mereka juga sudah kami viralkan di Facebook,” tutur Dasmansyah. 

Pantauan dari unggahan Facebook milik Dasmansyah, terlihat di kolom komentar ada warga yang mengaku sebagai korban perbuatan Sathar.

“Kamipun sudah kenak tipu sama mereka berdua… Termasuk ada lagi keluarganya yg lain… Tolong bantu kami… Kalau ada yg tahu keberadaannya,” tulis pemilik akun Ffernandosibarani Fernando. (Yud)

Iklan Paluta amp
Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More