IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun
IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun

5 Perbedaan BPKB Asli Dengan Yang Palsu.

Foto : BPKB dan STNK/ Google

Simantab.com | Pematangsiantar,  Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan buku yang diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor.

Saat membuat BPKB, pemilik kendaraan bermotor juga akan mendapatkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan tanda nomor kendaraan bermotor.

BPKB termasuk dokumen penting sehingga dapat dijadikan jaminan dalam transaksi pinjam-meminjam.

Isi BPKB ini meliputi identifikasi kendaraan bermotor, keterangan kepabeanan, pendaftaran polisi, catatan mengenai perubahan pemilik kendaraan bermotor, catatan tentang pelunasan pajak/BBN, catatan pejabat Polisi Lalu Lintas, dan keterangan.

Kemudian, BPKB berisi semua data identifikasi kendaraan bermotor. Mulai dari nomor polisi, merk, tipe, tahun pembuatan, nomor mesin, nomor rangka, hingga asal-usul kendaraan.

Bagi yang berencana membeli kendaraan bekas, harus berhati-hati dengan penipuan yang menggunakan BPKB palsu.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan calon pembeli kendaraan untuk membedakan antara BPKB asli dengan yang palsu,

Dilansir dari akun Instagram Divisi Humas Polri, berikut adalah 5 cara membedakan BPKB asli dan palsu:

Ciri-ciri BPKB asli:

  1. Bahan cover lebih gelap
  2. Hologram di halaman paling depan berwarna abu-abu dan tidak berubah jika diterawang
  3. Identitas pemilik BPKB tidak terlihat mencurigakan, seperti ada berkas cetakan ulang atau dihapus
  4. Pada halaman ke-14, terlihat lambang Korlantas Polri bila disinari cahaya ultraviolet. Saat diraba, kertas terasa kasar karena mengikuti logo Korlantas Polri yang timbul
  5. Nomor seri di bawah hologram untuk membedakan domisili. Untuk detail lebih lanjut, hanya ada di Korlantas Polri dan tidak bisa dipublikasikan.

sedangkan BPKB Palsu memiliki ciri-ciri :

  1. Bahan cover agak buram
  2. Hologram di halaman paling depan warnanya berubah jadi kuning saat diterawang
  3. Biasanya BPKB palsu sekadar mengubah data kendaraan saja, sedangkan data pemilik tidak berubah. Sekalipun berubah, biasanya akan terlihat seperti sudah dicetak ulang
  4. Tidak terlihat lambang Korlantas Polri bila disinari cahaya ultraviolet. Saat diraba, kertas tidak terasa kasar
  5. Tulisan dan nomor seri yang tertera pada BPKB berbeda dengan yang asli.

 

Sumber : Portal Jember

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.