Kantor Berita Simantab
Pusat informasi dan berita politik, ekonomi, hukum, budaya dari kabupaten karo, pakpak, dairi, toba, melayu, simalungun dan budaya jawa.

Dalam Sepekan, 414 Warga Medan Terkonfirmasi Covid-19

Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Medan – Dalam sepekan terakhir terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Medan, mencapai 414 jiwa.

“Artinya jika diratakan setiap harinya, pasien terkonfirmasi Covid-19 bertambah sebanyak 69 orang,” ujar Wali Kota Medan, Bobby Nasution ketika memimpin apel patroli prokes dan pemberitahuan perpanjangan PPKM berbasis mikro di halaman depan Balai Kota Medan, Sabtu (19/6/2021) malam.

Dikesempatan itu, turut pula Wakil Wali Kota Aulia Rachman, Kepala Polrestabes Kombes Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Agus Setiandar dan Kepala Polres Belawan.

Karena itu, meski Pemko Medan setiap malam menggelar posko prokes dan PPKM, namun Bobby Nasution meminta agar pelaksanaannya digencarkan lagi, guna melindungi masyarakat dari wabah corona.

“Dalam satu minggu terakhir, warga terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 414 jiwa. Artinya, jika diratakan setiap harinya, pasien terkonfirmasi bertambah sebanyak 69 orang. Tingkat kesembuhan dalam seminggu terakhir sebanyak 257 orang atau rata-rata 42 pasien yang sembuh per harinya,” terang Bobby.

 

BACA JUGA

 

Sedangkan tingkat ketersediaan tempat tidur pasien isolasi pada rumah sakit (BOR) se Kota Medan, sambung Bobby, untuk ruang ICU Covid-19 sebesar 43,44 persen dan ruang inap sebanyak 38,25 persen.

Padahal sebelumnya, BOR di Medan sempat mencapai 75 persen,” tutur menantu Presiden Joko Widodo ini.

Adanya peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 per hari ini, tegas Bobby, tentunya harus diikuti dengan pengetatan PPKM melalui pengoptimalan posko prokes.

“Objek yang harus ditertibkan, antara lain pelanggaran prokes yang dilakukan dan usaha ataupun warga,” katanya.

Dalam melakukan penertiban, Bobby Nasution berpesan agar petugas melakukan penegasan-penegasan tentang kondisi Covid-19 terkini tanpa maksud menakut-nakuti. Meski tegas, sambungnya, namun harus tetap humanis.

“Kepada petugas, agar selalu menjaga kesehatan. Sebab, tugas yang dijalankan cukup berat sehingga membutuhkan mental dan fisik yang kuat. Jadikan tugas ini, sebagai amal dan ibadah. Meskipun Kota Medan saat ini masih tergolong zona oranye, tidak tertutup kemungkinan kembali memasuki zona merah jika seluruh masyarakat dan satgas lengah,” tutup Bobby. ()

Top Radio Banner
Comments
Loading...

Situs ini menggunakan kuki untuk memberikan pengalaman terbaik bagi anda dalam menggunakan layanan kami. Kami memegang komitmen untuk melindungi privasi anda dan menjadikan keamanan data menjadi prioritas kami SetujuBaca Lagi