KORAN SIMANTAB
31 Agustus 2025 | 12:04 WIB
No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
KORAN SIMANTAB
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
  • KULINER

Beranda Sumut Siantar
Sanitarian Ahli Madya di Dinas Kesehatan Pematangsiantar, Rasta Elia Ginting.(simantab/putra purba)

Sanitarian Ahli Madya di Dinas Kesehatan Pematangsiantar, Rasta Elia Ginting.(simantab/putra purba)

Sanitasi Buruk Mengintai Kesehatan Warga Pematangsiantar

Mahadi Sitanggang Editor: Mahadi Sitanggang
19 Mei 2025 | 17:27 WIB
Topik: Siantar
0

Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat Pematangsintar akan pentingnya sanitasi yang sehat, masih memprihatinkan.

Pematangsiantar|Simantab – Di tengah upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar untuk menghadirkan hunian yang lebih layak melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), permasalahan sanitasi yang buruk masih menjadi tantangan besar yang membayangi kehidupan sebagian warganya.

Tahun 2025 ini, 40 unit rumah akan direhabilitasi sebagai langkah awal mengentaskan kemiskinan dan menata kawasan kumuh. Namun, pekerjaan rumah yang lebih besar, yakni mengatasi sanitasi yang tidak sehat, juga mendesak untuk ditangani.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Pematangsiantar, Eva Imelda Sihombing menjelaskan, program rehabilitasi ini menyasar untuk menyentuh dua kategori wilayah: kawasan yang telah lama teridentifikasi sebagai kumuh sebanyak 30 unit dan kawasan non-kumuh yang dihuni oleh keluarga pra-sejahtera sebanyak 10 unit.

“Kami sangat berhati-hati dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan ini. Prosesnya dimulai dari usulan di tingkat akar rumput, dari kelurahan dan kecamatan, kemudian kami lakukan verifikasi mendalam untuk memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” ujar Eva, Jumat  (16/05/2025).

Ia menuturkan kucuran dana sebesar Rp20 juta untuk setiap rumah yang direhabilitasi. Program ini diharapkan menjadi modal berharga bagi keluarga penerima manfaat untuk membangun kembali dinding impian mereka.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik, program ini membawa pesan bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap kondisi kehidupan warganya.

“Kami berharap program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, yang memfokuskan hunian yang lebih layak, sehat, dan aman bagi para penerima, tetapi juga memberikan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Eva.

Eva juga menyinggung mengenai perubahan kewenangan dalam penanganan kawasan kumuh di Pematangsiantar. Tahun sebelumnya, Pemko telah menyerahkan tanggung jawab atas lima kawasan kumuh kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara.

Kelima kawasan tersebut, luasnya berkisar antara 10 hingga 15 hektare meliputi; Kelurahan Tanjung Tongah (10,49 hektare), Kahean (11,23 hektare), Asuhan (12,14 hektare), Simarito (13,68 hektare), dan Bantan (13,87 hektare).

“Pembagian kewenangan ini berdasarkan luas kawasan kumuh. Untuk kawasan di bawah 10 hektare menjadi tanggung jawab Pemko, antara 10 hingga 15 hektare ditangani oleh pemerintah provinsi, dan kawasan di atas 15 hektare menjadi kewenangan pemerintah pusat,”  ujarnya.

Sanitasi Buruk Mengancam Kesehatan

Di balik harapan akan rumah yang lebih kokoh, tersimpan ironi permasalahan sanitasi yang masih memprihatinkan. Fungsional Sanitarian Ahli Madya di Dinas Kesehatan Pematangsiantar, Rasta Elia Ginting mengungkapkan, masih banyak warga yang belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak, terutama septic tank.

“Kita bisa membangun rumah yang bagus, tapi jika sanitasi di sekitarnya buruk, dampaknya terhadap kesehatan akan sangat besar. Penyakit bisa dengan mudah menyebar jika buang air besar sembarangan masih menjadi kebiasaan,” tutur Rasta.

Ia menyayangkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat akan pentingnya sanitasi yang sehat. Padahal menurutnya, membangun septic tank sederhana sebenarnya tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar jika ada kemauan.

Ia menekankan perlunya kesadaran masyarakat untuk memiliki septic tank sebagai langkah awal menuju perbaikan kualitas hidup agar terwujudnya program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Rata-rata yang belum memiliki septic tank itu, segeralah diselesaikan. Malu kita kalau bicara banyak tentang kemajuan, tapi masalah sanitasi dasar belum tertangani,” ujar Rasta.

Ia meyakini, dengan kemauan dan sedikit alokasi dana, setiap keluarga mampu membangun septic tank sederhana sehingga mewujudkan pentingnya aspek sanitasi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.

Lebih lanjut, Rasta menyoroti target Kota Pematangsiantar untuk mencapai status Open Defecation Free (ODF), suatu kondisi yang menandakan suatu komunitas atau wilayah telah bebas dari praktik buang air besar sembarangan. Dari 53 kelurahan, baru 19 kelurahan yang mendeklarasikan diri bebas dari buang air besar sembarangan.

“Target kita di 2025 adalah seluruhnya ODF, atau setidaknya separuhnya. Ini bukan hanya soal citra kota, tapi menyangkut kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

Selain masalah septic tank, Rasta juga menyinggung permasalahan sampah yang turut memperburuk kondisi sanitasi di beberapa wilayah. Penanganan sampah yang belum optimal dapat mencemari lingkungan dan menjadi sumber penyakit.

Ia mengusulkan agar setiap rumah tangga mulai mengelola sampah organiknya sendiri untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

“Rumah yang layak huni seharusnya juga didukung oleh lingkungan yang sehat. Sinergi antara pembangunan fisik rumah dan peningkatan kesadaran serta fasilitas sanitasi menjadi kunci untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat Pematangsiantar,” ujarnya lagi.

Ia menambahkan, pemerintah kota diharapkan tidak hanya fokus pada perbaikan rumah, tetapi juga menggencarkan sosialisasi dan memberikan dukungan teknis serta stimulus ekonomi bagi masyarakat untuk membangun dan menggunakan fasilitas sanitasi yang layak.(putra purba)

Tags: Layak HunipematangsiantarSanitasi
ShareTweetSendShareSendSharePinScanShare

Berita Terkait

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, Erwin Purba, mengklarifikasi dugaan intervensi dalam beberapa proyek tender di Pematangsiantar.(Putra Purba)
Siantar

Klarifikasi Kejaksaan dan DPRD Soal Isu Intervensi Proyek di Pematangsiantar

Editor: Mahadi Sitanggang
27 Agustus 2025 | 15:28 WIB

Modus intervensi dengan mengatasnamakan pejabat tinggi kerap dipakai dalam praktik korupsi. Tujuannya menciptakan kesan tekanan agar pemenang tender bisa diarahkan....

Read more
Kantor BPKPD Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka No.6, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Pematangsiantar Siapkan Jurus Hadapi Pemangkasan Dana Transfer 2026

Editor: Mahadi Sitanggang
23 Agustus 2025 | 13:40 WIB

Pemangkasan TKD menuntut Pemko untuk lebih kreatif mengelola anggaran. Program non-prioritas kemungkinan akan dipangkas, sementara program strategis dan janji kepala...

Read more
Kondisi jalan yang rusak parah di Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari namun belum mendapatkan perhatian dari pemerintah kota.(Simantab/Ronal Sibuea)
Siantar

Banjir dan Jalan Rusak di Viyata Yudha: Warga Gelisah, Proyek Perbaikan Tertunda

Editor: Mahadi Sitanggang
22 Agustus 2025 | 19:13 WIB

Terdapat kendala seperti keberadaan tiang lampu di bahu jalan, jembatan kecil menuju rumah warga, serta bangunan yang terlalu rapat dengan...

Read more
Suasana sidang praperadilan (prapid) yang dimohon oleh Julham Situmorang, Eks Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Pematangsiantar, digelar pada Rabu (20/8/2025) di Ruang Sidang PN Pematangsiantar, dipimpin oleh hakim tunggal Tigor Hamonangan Napitupulu.(Simantab/Putra Purba)
Siantar

Gugur di Praperadilan, Eks Kadis Perhubungan Siantar Hadapi Babak Baru di Tipikor Medan

Editor: Mahadi Sitanggang
21 Agustus 2025 | 11:21 WIB

Dengan gugurnya praperadilan, kini Julham harus menghadapi sidang pokok perkara di Pengadilan Tipikor Medan. Agenda sidang berikutnya adalah pembacaan eksepsi...

Read more

Berita Terbaru

Medan

Medan Memanas: Massa Buruh Blokade Jalan Imam Bonjol, DPRD Sumut Jadi Titik Sentral Aksi

29 Agustus 2025 | 16:46 WIB
Simalungun

Ambulan Tanpa Sopir, Pasien Tanpa Harapan: Tragedi Layanan Darurat di Simalungun

29 Agustus 2025 | 15:06 WIB
Simalungun

Akselerasi Percepatan Program MBG di Kabupaten Simalungun, Korwil BGN: Pembangunan SPPG Terus Ditambah

29 Agustus 2025 | 10:40 WIB
Nasional

Massa Terus Kepung Mako Brimob Kwitang Pagi Ini

29 Agustus 2025 | 10:20 WIB
Simalungun

Rekrutmen PPPK Simalungun Disorot: DPRD Didesak Bentuk Pansus, Dugaan Kecurangan Mengemuka

28 Agustus 2025 | 18:05 WIB
Siantar

Klarifikasi Kejaksaan dan DPRD Soal Isu Intervensi Proyek di Pematangsiantar

27 Agustus 2025 | 15:28 WIB
Simalungun

Stadion Mini Raya Simalungun Terkunci, Rumput Liar Jadi Penonton

27 Agustus 2025 | 11:37 WIB
Simalungun

Bupati Lantik Mixnon Simamora Jadi Sekda Simalungun, Ingatkan Perkembangan AI

27 Agustus 2025 | 10:58 WIB
Nasional

Demo 25 Agustus di DPR Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Lalin Dialihkan

25 Agustus 2025 | 16:53 WIB
Simalungun

Pengawasan Tumpul: Buruh Simalungun Hadapi Nasib Suram di Balik UMK Rp3 Juta

25 Agustus 2025 | 15:49 WIB
Simalungun

Nadi Perekonomian Serbelawan Tetap Berdenyut di Tengah Abu, Pedagang Bertahan di Lapak  Hangus dan Tolak Relokasi

25 Agustus 2025 | 14:47 WIB
Simalungun

Menelusuri Serbelawan, dari Stasiun Tua hingga Ikrar Perlawanan

23 Agustus 2025 | 14:21 WIB

  • Kuki
  • Etika Perilaku
  • Hubungi Kami:
  • Karir
  • Layanan
  • Pedoman Siber
  • Peraturan Pers
  • Privasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • Home
  • Live TV
  • Headline
  • Nasional
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Sumut
    • Asahan Batu Bara
    • Binjai – Langkat
    • Dairi
    • Danau Toba
    • Deli Serdang
    • Karo
    • Labuhan Batu Raya
    • Medan
    • Siantar
    • Simalungun
    • Tabagsel
  • Wisata
  • Dunia
  • Sehat
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Adventorial
  • Login

© 2025
PT SIMALUNGUN MANTAB INDONESIA
(PT. SIMANTAB INDONESIA) .
Jalan Ahmad Yani No. 97 Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor