Tim Anti Jogal Jaring Tiga Anak Punk Siantar

Siantar – Dianggap sering membuat ulah hingga meresahkan warga, tiga anak punk sedang mengamen di Lapangan Merdeka atau Taman Bunga dijaring jajaran Satpol PP Kota Siantar, Rabu (2/6/2021) siang.

Sebelum terjaring, ketiganya sempat berusaha kabur melihat kedatangan petugas. Namun, karena posisi sedang ramai pengunjung, mereka terhalang sehingga langsung diamankan petugas.

Mereka diboyong untuk dinaikkan ke mobil patroli yang bergambar Tim Anti Jogal. Selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP yang nantinya dilakukan pendataan.

“Ketiganya masing-masing ES, TH dan DG, merupakan warga Lorong 20, Kota Siantar. Pengakuan mereka, sudah lama nongkrong dan ngamen di Taman Bunga,” kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Siantar Mangaraja Tua Nababan.

Usai mendata kata Mangaraja, pihaknya mendapatkan informasi bahwa satu teman dari ketiga anak punk yang terjaring terlibat aksi pencurian tas. 

“Satu orang komplotannya baru mencuri tas milik ibu-ibu di Taman Bunga. Pas kami ke sana sudah tak nampak. Maka yang ketiga itu akhirnya kami serahkan ke Polres Siantar, supaya bisa dikembangkan lagi,” tutur dia.

Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Edi Sukamto masih belum menjawab ketika dikonfirmasi adanya tiga anak punk yang diserahkan Satpol PP karena ada indikasi terlibat aksi pencurian.

BACA JUGA

Satpol PP Kota Siantar terus berupaya melakukan penindakan anak punk yang meresahkan warga di sejumlah lokasi, baik di Pasar Horas dan Lapangan Merdeka.

“Hari ini semua anak punk kami sisir,” terang Mangaraja, Rabu (2/6/2021). 

Pihaknya bahkan sudah melakukan penindakan dengan menyerahkan anak punk yang diduga terlibat penggunaan narkoba ke BNNK Kota Siantar.

Hal itu diakui Humas BNNK Siantar Joko Sirait. Kata dia, pihaknya menerima anak punk dari Satpol PP dua pekan lalu.

“Ada bang, 3 lelaki dan 1 wanita. Saat diserahkan, memang tidak ada barang bukti pada mereka. Cuma, rata-rata mereka yang tidak mempunyai identitas. Kami lakukan rehab,” ujarnya. (Yud)

Iklan RS Efarina