Golkar dan PDIP Mampu Usung Calon Sendiri di Pilgub Sumut 2024

Kolase foto : PDIP belum menentukan calon yang akan diusung, meski nama Ahok sempat mencuat pada Pilgibsu dan Djarot pernah menjadi konstentan pada tahun 2018.(simantab/dk) 

 

simantab.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah menetapkan jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hasil Pemilu 2024.

 

Dalam keputusan tersebut, Partai Golkar menjadi peraih kursi terbanyak dengan 22 kursi, disusul oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memperoleh 21 kursi. Partai Gerindra menyusul dengan 13 kursi, NasDem 12 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 10 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 6 kursi, Partai Demokrat dan Hanura masing-masing 5 kursi, PKB 4 kursi, serta PPP dan Perindo masing-masing mendapatkan 1 kursi.

 

Menurut UU Pilkada, partai politik atau gabungan partai politik harus memiliki minimal 20 kursi di DPRD untuk dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Dengan jumlah kursi yang mereka miliki, Golkar dan PDIP telah memenuhi syarat tersebut.

 

Meskipun dapat mengusung calonnya sendiri, Golkar memutuskan untuk berkoalisi. Mereka mendukung Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dengan membentuk koalisi bersama Gerindra, PAN, NasDem, PKB, dan Demokrat. Koalisi ini memiliki total 62 kursi dari 100 kursi DPRD Sumut.

 

Berbeda dengan Golkar, PDIP hingga kini belum menentukan siapa yang akan mereka usung di Pilgub Sumut. Salah satu calon potensial adalah Edy Rahmayadi, yang telah mengikuti tahap wawancara Bakal Calon Gubernur Sumut di Kantor DPD PDIP Sumut di Medan pada 5 Juli lalu. Edy menyatakan keyakinannya bahwa PDIP akan mengusungnya, mengingat visi dan misinya yang sejalan dengan partai tersebut untuk memajukan Sumut.

 

Selain PDIP, ada empat partai lain yang masih belum menentukan calon yang akan mereka usung. Keempat partai tersebut adalah Perindo, PPP, PKS, dan Hanura, yang masing-masing memiliki kursi di DPRD Sumut. PKS memiliki 10 kursi, Hanura lima kursi, sedangkan Perindo dan PPP masing-masing satu kursi.

 

Dengan berbagai dinamika yang terjadi, Pilgub Sumut 2024 dipastikan akan berlangsung menarik dengan partai-partai yang terus menyusun strategi dan membangun koalisi demi memenangkan kandidat mereka.

Iklan RS Efarina