Kisah Ibu Mel Seorang Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Manggarai

Manggrai, Simantab.Com – Ibu Mel, demikian dispa, merupakan seorang pedagang kaki lima asal Ketang, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, NTT.

Pekerjaan pokok ibu Mel yakni sebagai seorang pedagang kaki lima yang berjualan persis di pinggir jalan menuju Kampung Ketang, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.

Setiap harinya ia menghabiskan waktu untuk berjualan di lapak miliknya yang sangat sederhana itu. Aneka buah – buahan yang dijualnya membuat pengguna jalan merasa tertarik.

Ketika ditemui media ini pada Minggu, (06/02) Mel mengisahkan, saat musim ramai seperti natal dan paskah, pendapatannya dalam sehari hingga mencapai Rp.300.000. Namun, saat musim seperi sekarang ini, pendapatannya justru semakin berkurang, lantaran sepi pembeli.

Diketahui, pendapatan per hari ibu Mel tidak menentu. Hal itu menurutnya, ketika ada pengguna jalan yang singgah di lapaknya untuk membeli.

“Pembelinya disini tunggu ada pengguna jalan yang singgah. Apabila pengguna jalan tak kunjung singgah, jualan saya pun tidak laku, jelas Mel”.

Ia pun harus rela membanting tulang demi mencukupi kehidupkan keluarganya. Selain itu, ia juga berjuang keras untuk membiayai pendidikan kedua anaknya yang kini tengah berada di bangku pendidikan.

“Saya terpaksa jualan disini karena menafkahi kehidupan keluarga. Saya juga bekerja keras untuk membiayai pendidikan kedua anak saya yang masih berada di bangku kuliah. Satunya kuliah di Unika Santu Paulus Ruteng, dan satunya lagi menempuh pendidikan di salah satu Universitas di Bali, ujarnya”.

Ia berharap, usaha yang dijalankanya selama beberapa tahun belakangan ini dapat berkembang