Orang Tua Siswa Keberatan Harga dan Kualitas Baju Batik Motif Simalungun

Simalungun, Pengadaan baju batik motif etnik Simalungun yang diperjual belikan di sekolah sekolah se-Kabupaten Simalungun diprotes oleh orang tua siswa. Bahkan komplain dari orang tua siswa ini tidak hanya karena adanya perubahan motif yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun tetapi juga mempertanyakan harga dan kualitas produknya.

Hal ini terlihat dari postingan yang disajikan di wall facebook (11/5/2022), Saya Emi:

Padahal punya si abg masih sangat layak untuk si adik. Tetapi apa daya, kami tidak berdaya untuk menolaknya.

Dalam postingannya, orang tua siswa tersebut membandingkan baju seragam motif Simalungun tahun sebelumnya dengan yang diperjual belikan untuk tahun ajaran tahun ini.

Batik Horsa Simalungun harga branded, kualiats kaki lima sedangkan Batik Pinar Simalungun, Harga Kaki Lima, Kualitas Branded katanya.

Bahkan beredar kabar bahwa pengadaan batik simalungun ini hanya bermodalkan 32 ribu per pcsnya dan dijual ke siswa SD dan SMP se Kabupaten Simalungun seharga 120 ribu rupiah per pcs.

Tingginya mark up harga baju seragam batik ini diduga berkaitan dengan banyaknya pihak yang turut mendapatkan bagian mulai dari oknum kepala sekolah, koordinator wilayah dan oknum oknum dinas pendidikan Kabupaten Simalungun.

Terbaru bahwa Lembaga Advokasi dan Kajian Hukum Indonesia sudah mengirimkan surat kepada KPK RI untuk melakukan supervisi terhadap proses hukum yang berlangsung di Kejaksaan Negeri Simalungun.