OTK di Simalungun, Selepas Pesan Makanan di Warung Malah Kabur

Simalungun – Aksi orang tak dikenal (OTK) meresahkan pemilik warung nasi padang di Jalan Anjangsana, Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. 

Pasalnya, usai memesan beberapa bungkus nasi dan teh manis, pemesannya malah kabur tanpa membawa pesanan dan tak membayar. Kejadian sudah empat kali. 

Pemilik rumah makan, Ebite Masder (40) dibuat resah. Bahkan harus menahan rugi karena nasi yang sudah dibungkusnya mudah basi.

“Sudah empat kali, mungkin ini persaingan bisnis sesama pedagang nasi. Bisa saja, si pemesan itu disuruh seseorang. Terus setelah kami bungkusi, dia pergi tanpa membayar,” ujar Ebite, Senin (3/5/2021) siang.

Dikatakan, saat beraksi OTK dimaksud datang ke rumah makan miliknya naik sepeda motor berbeda-beda. Kadang naik Yamaha Mio, dan Honda Vario. Namun dengan orang yang sama, perawakan pendek, dan bertubuh gempal.

“Keresahan saya muncul setelah mengetahui kalau si pemesan orang yang sama. Maka saya berani bilang, ini persaingan bisnis sesama pedagang nasi. Apalagi banyak di kampung kami sana rata-rata penjual nasi,” kata dia.

Pelaku saat berkendara terekam CCTV.

Untuk nasi yang dipesan OTK tersebut paling banyak tujuh bungkus, dan teh manis dingin enam bungkus. 

Rata-rata pakai ikan lele cabai ijo dan ayam gulai, per bungkusnya Rp 10 ribu. Sedangkan teh manis per bungkus Rp 6 ribu.

“Jadi, waktu dia datang, anggota saya yang membungkusi. Pas sudah terbungkus, dia langsung pigi. Tau pula dia nasi yang dipesannya pakai lele cabai ijo dan ayam gulai, itu cepat basi. Maka sengaja mereka itu permainkan kami,” jelasnya lagi.

Meski hanya merugi sedikit, Ebite mengaku kesal. Ebite bermaksud melaporkan kejadian itu ke polisi jika kejadian terulang.  Saat ini, aksi OTK hanya disebarkan lewat media sosial. (Yud)

BACA JUGA

Iklan RS Efarina