00 Days
00 Hrs
00 Mins
00 Secs
Berakhir
Segera hadir Siantar TV https://tv.simantab.com

Polisi Temukan Bahan Peledak di Markas FPI

Jakarta – Polisi memastikan menemukan bahan baku untuk peledak saat melakukan penggeledahan di markas Front Pembela Islam di Jalan Petamburan, Jakarta, pascapenangkapan Munarman, Selasa (27/4/2021).

Dalam penggeledahan itu polisi antiteror menemukan sejumlah barang bukti yang kemudian diamankan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Polisi Ahmad Ramadhan, menyebutkan hal itu.

Sekaligus pihaknya membantah berita hoaks soal seluruh cairan dan bubuk di kantor FPI yang disebutkan sebagai pembersih toilet.

“Pada saat ditemukan, diantaranya memang ada pembersih toilet. Jadi bukan semua barang tersebut pembersih toilet. Diplesetkan saja itu. Karena memang ada banyak barang bukti yang ditemukan, ya salah satunya pembersih toilet,” ungkapnya dalam siaran pers Humas Polri, Jumat (30/4/2021).

Dikatakannya, berdasarkan hasil pengecekan di Puslabfor Polri, cairan atau bahan lain yang ditemukan saat penggeledahan merupakan bahan baku untuk peledak.

BACA JUGA

“Banyak rekan-rekan yang menanyakan soal isi cairan atau bahan yang disebut sebagai pembersih toilet, kami sampaikan dengan tegas hasil dari tim Puslabfor menunjukkan barang tersebut bahan kimia yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan peledak TATP,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, ditemukan juga bahan kimia yang mudah terbakar serta rentan digunakan sebagai bahan pembuatan bom molotov serta bahan baku peledak TNT.

Terkait perkembangan terkini soal pemeriksaan Munarman dengan keterlibatannya dalam aksi teror, Ramadhan belum mau merincikan lebih lanjut sebab hal ini masih terus didalami penyidik.

“Keterkaitannya sudah ada, namun terlalu cepat untuk disampaikan. Berikan kesempatan bagi penyidik Densus 88 untuk melakukan pendalaman ya. Nanti pada akhirnya juga akan diberitahu,” ungkapnya.()

Iklan Paluta amp
Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More