Iklan JR Saragih
Headline  

Jakarta – Presiden  Jokowi dikabarkan akan  merombak kabinetnya. Sejumlah nama beken muncul ke permukaan, seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut masuk dalam jajaran kabinet. Namun reshuffle ini dinilai tidak murni berdasarkan kebutuhan publik seperti yang selalu disampaikan selama ini. “Padahal ini sudah dilakukan sebenarnya juga empat bulan lalu. Ada apa dalam periode kedua ini Jokowi harus merombak kabinet? Bagi kami, motif reshuffle kabinet kali ini tidak murni kebutuhan publik,” kata Ketua Pembina Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia Syamsuddin Alimsyah dalam keterangan tertulis diterima Simantab.com, Rabu…