Panitia Seleksi Badan Pengawas BUMD Pemko Siantar, Tim Yang Luar Biasa

Sebuah Testimoni

Opini, Proses seleksi di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Kota Pematang Siantar sudah berlangsung dan memasuki tahap akhir. Tulisan ini berfokus pada proses seleksi yang diikuti oleh kandidat badan pengawas untuk badan usaha yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Kota Pematang Siantar ini mulai dari awal hiingga wawancara dengan ibu Plt Walikota Pematang Siantar dr. Susanti Dewayani.

Simantab mengenal salah seorang kandidat yang mengikuti seleksi di salah satu BUMD yang baru aja menyelesaikan tahapan seleksinya. Secara pribadi penulis mengenal kandidat tersebut bukanlah kandidat yang memiliki backing dan tentu saja jauh dari kemungkinan kandidat yang direstui apalagi merupakan kandidat yang dipersiapkan.

Sampai dengan tahapan ini kandidat yang saya kenal ini dinyatakan lolos dan namanya ikut diserahkan kepada ibu Plt. walikota untuk dipilih menjadi 3 orang yang ditunjuk menjadi badan pengawas.

Penasaran, Penulis mencoba menghubungi kandidat tersebut dan mengorek keterangan darinya. Bagaimana dirinya lolos dan dinyatakan oleh panitia seleksi sebagai salah satu dari 5 kandidat.

Tentang kompetensi karena mengenal dekat kandidat tersebut saya yakin 100 persen beliau adalah orang yang layak. Terlebih lagi beliau merupakan orang organisatoris keilmuan, Memang sangat aneh seandainya beliau dinyatakan tidak lolos dalam seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi. Akan menjadi sebuah anomali jika pembicara dan moderator yang dipercaya oleh Bank Indonesia tidak lolos seleksi keilmuan oleh Badan Pengawas.

Kenapa panitia seleksi saya sebut sebagai tim yang luar biasa? Karena panitia seleksi memegang teguh idealisme dan indikator indikator keilmuannya. Panitia seleksi berhasil melepaskan dirinya dari lobi lobi dan tekanan tekanan politis yang kerap kita lihat dalam setiap proses seleksi di Badan Usaha Milik Daerah.

Saya rasa kita semua sepakat bahwa seleksi dalam Badan Usaha Milik Daerah dimanapun identik dengan lobi lobi dan kandidat yang sudah dipersiapkan oleh kepala daerah. Adalah sebuah penghinaan akan kejujuran ketika kita menyatakan bahwa itu tidak benar.

Tetapi hari ini dari Kota Pematang Siantar aroma aroma seleksi bersih telah terpancarkan. Saya menyakini lolosnya beliau murni karena keilmuan dan kompetensinya. Saya berani menyatakan bahwa seandainya Panitia Seleksi tidak meloloskannya ke 5 besar maka saya akan dengan sangat lantang menyatakan bahwa seleksi ini adalah akal akalan. Dan hari ini, saya kecele, Panitia Seleksi ternyata bergerak dengan dasar dasar akademis yang mumpuni, beliau lolos dan berhak mempresentasikan ide, pemikiran dan sudut pandangnya kepada ibu Plt. Walikota Pematang Siantar dr. Susanti Dewayani, Sp. A.

Selanjutnya asa yang tersisa hanyalah tentang keputusan dari ibu Plt. Walikota Pematang Siantar dr. Susanti Dewayani, Sp. A yang memiliki kewenangan penuh serta prerogatif tentang siapa yang berhak dan diberinya tanggungjawab untuk menjadi badan pengawas di BUMD Pematang Siantar.

“Ibu Plt. Walikota pintar dan detail. Sepertinya dia tidak mempunyai beban dalam seleksi ini, Karena dia mengejar setiap statement saya hingga hal hal yang mendasar”. 

Melihat antusiasnya ibu Plt. Walikota Pematang Siantar dalam melaksanakan wawancara maka saya percaya bahwa seleksi Badan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah kali ini memang ingin mencari sesuatu yang berjuang untuk membuat BUMD ini berkelas dan mampu bersaing serta menghasilkan keuntungan untuk kota Pematang Siantar.

Dan selamat memilih serta memilah bu wali, teruslah rawat yang sudah baik dan bersih ini, Jangan biarkan pembisik pembisik yang berkepentingan mempengaruhi sikap ibu yang sudah baik ini. Akhirnya kuucapkan Bravo Panitia Seleksi BUMD Kota Pematang Siantar. Anda luar biasa.