Secercah Harapan Dari Polres Karo

Kompolnas award 2022 menominasikan Polres Karo menjadi satu dari sepuluh polres dengan pelayanan terbaik. Kapolres Karo AKBP Rony Nicholas Sidabutar memang dikenal sebagai perwira yang humble.

Komisi Kepolisian Nasional sebuah badan negara yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No 17 Tahun 2011. Kompolnas bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Kompolnas mengusung visi: Kompolnas yang mampu memberikan pertimbangan efektif dan terpercaya kepada Presiden dalam rangka mewujudkan Polri yang Profesional dan Mandiri.

Penyelenggaraan Kompolnas Award 8 Desember 2022 merupakan satu usaha dari Kompolnas untuk mengapresiasi satuan kepolisian untuk menggiatkan pelayanan dan profesionalitasnya. Ini adalah stimulus bagi kepolisian di tingkat polsek, polres dan polda dari Kompolnas.

Untuk tahun 2022, dua Polres di Sumatera Utara mendapat peringkat terbaik dari Kompolnas. Polres Dairi dan Polres Karo menjadi salah satu dari 10 Polres terbaik versi Kompolnas Award tahun 2022.

Publikasi tentang masuknya karo menjadi Polres terbaik se Indonesia menjadi sebuah tantangan dan cambuk bagi Polres Karo. Dan untuk itu, saya ingin mengenal lebih dekat Polres Karo. Tepatnya pada 9 Desember 2022 saya berkunjung ke Polres Karo. Saya sengaja tidak memberi tahu rekan rekan di Polres Karo. Saya ingin menguji pelayanan Polres Karo di bidang pelayanan surat kehilangan. Sebuah admninistrasi yang pasti sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan tentu saja paling banyak dikunjungi oleh masyarakat.

Saya bertemu dengan satu orang polisi yang berada dibalik sebuah pembatas transfaran. Dengan sopan, Bapak Polisi bertanya tentang keperluan saya. Saya menyampaikan tentang kehilangan buku tabungan dan ATM bank BRI kepunyaan saya. Kebetulan saya tidak membawa administrasi apapun selain KTP. Dengan sabar beliau menjelaskan supaya saya menyeberang ke Bank BRI dan bertemu dengan costumer service-nya, nanti Bapak akan diberikan satu lembar surat pengantar, Kata Bapak itu.

Ketika saya mengiyakan dan beranjak pergi menyeberang seorang polisi masih menuntun saya untuk menyeberang. Selesai saya dari BRI, Saya kembali ke SPKT Polres Karo. Di dinding atas SPKT tersebut terpampang sebuah pesan dari Kapolres Karo yang menyatakan bahwa segala administrasi dan pelayanan di SPKT Polres Karo bersifat Gratis dan tidak dipungut bayaran.

Saya menyerahkan KTP dan surat pengantar dari BRI Kaban Jahe dan tidak menunggu lama sekitar 5 menit, surat yang saya butuhkan sudah dicetak oleh seorang polisi yang berada di sisi kiri ruangan SPKT tersebut. Ketika saya dengan basa basi menanyakan tarifnya, sang Polisi berkata:

Gratis bang. Segala pelayanan di ruangan ini tidak boleh dikutip bayaran bahkan kamipun tidak diperkenankan menerima ucapan terima kasih. Nanti komandan marah.

Penjelasan dari Bapak Polisi tersebut sangatlah elok dan membantu seseorang untuk memahami bahwa ucapan terima kasih dari seorang pengguna jasa sering menjadi sebuah bencana dan awal mula dari sebuah kutipan. Dengan adanya penekanan bahwa menerima ucapan terima kasihpun merupakan sebuah pelanggaran maka pengguna layanan akan memahami bahwa pencegahan pungutan liar bisa dimulai dari pengguna layanan.

Tentu saja, berdasarkan investigasi lapangan yang Saya lakukan tersebut, Saya sampai pada sebuah kesimpulan untuk bersepakat dengan Komisi Kepolisian Nasional untuk menyematkan Polres terbaik se Indonesia kepada Polres Karo. Selamat kepada Polres Karo dan jajarannya, Selamat buat Kapolres Karo yang bekerja berdasarkan hati nurani. Selamat bekerja.

 

Tinggalkan Balasan