IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun
IKLAN SAMPING SIMANTAB oleh Silverius Bangun

Andi Arief: Polisi Harus Cari Keterlibatan Denny Siregar dengan Putri Akidi

Andi Arief. (Foto: tangkapan layar)

Jakarta – Sumbangan Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumatra Selatan sempat membuat publik terpana, karena ternyata sumbangan itu bohong semata. 

Politisi Partai Demokrat Andi Arief pun meminta polisi mencari hubungan pegiat media sosial Denny Siregar dengan putri Akidi Tio.

Lewat akun Twitter @Andiarief__ menuliskan, putri Akidi Tio bernama Heriyanti alias Ahong, datang ke Polda Sumsel seolah-olah  mau sumbang Rp 2 triliun dan diliput media.

“Buzzerp deny siregar dkk sebarkan opini. Putri Akidi Tio punya alasan pinjam/tipu sana sini dg alasan biaya pencairan. Hasilnya nol. Polisi harus mencari hubungan keterlibatan Denny siregar dkk dg putri Akidi Tio,” tulis Andi dilihat, Senin, 2 Agustus 2021.

“Polisi presisi harus panggil deny siregar dkk,” tulisnya lagi.

Dikabarkan bahwa Polda Sumatera Selatan menangkap Hariyanti alias Ahong, Senin, 2 Agustus 2021. 

Heriyanti diperiksa di Polda Sumsel terkait isu donasi Rp 2 triliun yang telah dibikinkan acara simbolisnya pada 26 Juli 2021.

Mengenakan baju batik dan bawahan hitam, Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB bersama dengan tim dari Direktorat Kriminal Umum. 

Heriyanti pun bungkam saat ditanya oleh sejumlah awak media dan langsung masuk ke ruang penyidik.

Wartawan memenuhi area Polda Sumsel lantaran mendapatkan informasi bahwa polisi telah menangkap Heriyanti dan akan menetapkan status tersangka padanya terkait kasus hoaks donasi Rp 2 triliun. 

Namun, sejauh ini belum ada statement resmi dari pihak Polda Sumsel atas kasus tersebut.

Sementara dr Hardi Darmawan yang juga ikut dalam rombongan sempat menjawab jika uang tersebut ada. 

“Uangnya ada. Tapi tidak pernah melihat secara fisik,” kata dr Hardi Darmawan, dilansir dari kumparan.com.

Nama almarhum Akidi Tio mencuat pada 26 Juli 2021. Ketika itu keluarga besarnya menyatakan akan memberikan uang Rp 2 triliun untuk Palembang dan Sumatera Selatan sebagai bantuan menanggulangi Covid-19.

Penyerahan sumbangan Akidi Tio berlangsung di Gedung Promoter Polda Sumsel dan dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, hingga perwakilan beberapa pemuka agama. []

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.