Deni Aisyah, Bayi Pengidap Hidrosefalus Butuh Perhatian Serius

Simantab – Hati orang tua mana yang tak remuk begitu mengetahui buah hatinya idap penyakit serius. Ditambah lagi butuh biaya untuk perobatan tak sedikit, namun harus terganjal kondisi ekonomi keluarga yang terbilang pas-pasan.

 

Kesedihan itu yang sedang menimpa Nining Rahyuni. Bayi Nining, Deni Aisyah yang berumur tiga bulan diketahui mengidap penyakit Hidrosefalus. Penyakit ini semacam penumpukan cairan di bagian otak sehingga mengakibatkan pembengkakan di kepala.

 

Meski tak mudah, Nining yang menetap di Huta I, Nagori Padang Mainu, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumut, tetap senantiasa berdoa dan berjuang untuk kesembuhan Deni.

 

Dan, untuk mengikis kesedihan yang dialami Nining, kepedulian dan empati pun ditunjukkan masyarakat Huta I-IV, Nagori Padang Maini, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

 

Bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, warga memberi dukungan moril dan materil yang dihimpun secara sukarela guna meringankan perobatan bayi Nining, pada Senin (11/3/2024).

 

Empati yang ditunjukkan rombongan menciptakan suasana kekeluargaan yang sejuk di kediaman Nining. Lebih dari itu, pesan penguatan kepada keluarga Deni Aisyah turut disampaikan.

 

“Kami mengajak keluarga, terutama orang tua Deni, untuk tetap kuat dan tegar dalam menghadapi penyakit anaknya. Kami berdoa dan mendukung agar proses pengobatan Deni Aisyah dapat berjalan lancar,” ucap salah satu rombongan dalam kesempatan.

 

Aksi kolektif dan sinergi antara Polsek Serbalawan, perangkat desa, dan warga Nagori Padang Mainu menunjukkan bagaimana empati dan kepedulian bisa membantu meringankan beban sesama.

 

Dalam kehidupan bermasyarakat pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam membangun komunitas yang peduli dan responsif terhadap kesulitan yang dihadapi warga.

Iklan RS Efarina